Skip to main content

Ngabuburit (Day 1)


Bulan Ramadhan 2019 ini menjadi bulan ramadhan yang penuh dengan barokah yang aku rasakan karna aku bisa menjalani ramadhan kali ini dengan kondisi kesehatan yang lebih baik dari bulan ramadhan di tahun sebelumnya. In sya Allah makanan pun lebih terjamin kesehatannya karna diusahakan untuk memasak lauk pauk baik untuk santap sahur maupun berbuka, semoga istiqomah sampai hari ke 30 nanti :D



Demi kelancaran proses masak memasak menu lauk pauk untuk santapan sahur dan berbuka puasa sangat di butuhkan persiapan yang matang. Nah...disaat ngabuburitlah aku menyiapkan semua menu lauk pauk untuk sajian sahur dan berbuka puasa tiap harinya, tapi semua kegiatan preparation ini aku lakukan saat semua aman teekendali. Kondisi dimana rumah sudah rapih, anak-anak sudah wangi karna sudah mandi sore, mereka tenang karna keadaan perut mereka kenyang dan mereka pun kalem karna sedang nonton film kartun favorit mereka di televisi. Jadi kira-kira kegiatan ini aku lakukan 30 atau 25 menit sebelum waktu berbuka.

(keadaan anak-anak yang utama) 

#yabeginidehibuibu
Menu yang aku siapkan menu yang mudah membuatnya namun kaya nutrisi, tidak lupa juga aku menyiapkan buah atau sayur siap makan seperti pisang dan timun. Agar semua seimbang. Asupan cairan pun juga harus diperhatikan, sebisa mungkin aku dan suami mengurangi minuman manis dan berwarna, mengganti minuman manis serta berwarna dengan minuman isotonik atau minuman prebiotik menjadi pilihan keluarga kami saat ini. Kesehatan menjadi yang utama bagi kami sekeluarga saat ini.

Jika preparation sudah selesai sebelum waktu berbuka tiba, biasanya (tahun lalu) aku akan melakukan me time seperti membaca buku atau menemani anak-anak menonton film-film kartun favorit mereka. Di bulan puasa tahun lalu, aku, suami dan anak-anak di kala weekend biasanya menikmati waktu ngabuburit dengan berjalan-jalan keliling kompleks rumah untuk membeli cemilan atau takjil khas ramadhan, menjadi menyenangkan karna di bulan ramadhanlah kita bisa melihat berbagai macam cemilan dan takjil yang hanya dijual di bulan ramadhan seperti kolak atau manisan kolang kaling.

kira-kira bulan ramadhan tahun ini, apa yah cemilan atau takjil khasnya?

Sederhana memang, namun indahnya ramadhan dengan menikmati keberkahan karna diberikan nikmat tubuh yang sehat bersama keluarga tercinta adalah bentuk syukur yang sangat berharga dan tidak dapat tergantikan dengan apapun.

Ini cerita sederhanaku tentang ngabuburit, mana cerita ngabuburit mu moms.



See you soon moms :*
#bloggerperempuan
#30HariKebaikanBPN
#BPNchallenge2019
#day1
#BPNramadhanchallenge
#BPNnetwork
#BPNblogspotchallenge
#BPN30dayblogspot
#BPN30dayblogspotchallenge
#yabeginidehibuibu
#phsurvivor

Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...