Skip to main content

Menikmati Sajian Ramadhan Buatan Sendiri (Day 28)

Hati sedang merasa sedih sekali, karna ramadhan sebentar lagi akan pergi. Karna hanya dibulan inilah semua perbuatan ada nilai pahalanya, termasuk tidur. Dibulan inilah momen silaturahmi terasa berbeda karna bisa berkumpul bersilaturahmi sambil berbuka puasa. Hanya dibulan inilah semua doa dikabulkan oleh Allah SWT. Ramadhan bulan penuh rahmat bagi setiap umat muslim yang menjalankan. Banyak sekali kebaikan serta berkah yang berlimpah jika kita menjalankannya dengan penuh kesungguhan. Kesempatan bagi seluruh umat muslim untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Di ramadhan kali ini menjadi ramadhan penuh makna karna aku bisa menjalankan puasa dengan kondisi kesehatan yang stabil, semua momen yang terjadi di ramadhan ini menjadi momen berharga buat ku.


Buatku setiap momen yang terjadi dibulan ramadhan ini adalah momen yang terbaik. Bisa menjalankan puasa dengan banyaknya aktifitas positif adalah hal yang patut aku syukuri. Masya Allah tabarakallah dikelilingi oleh support system dan banyak teman baru yang luar biasa yang terus mendukung dan memacu semangat aku untuk lebih produktif dan aktif kembali, alhasil rasa percaya diri untuk terus belajar menjadi lebih baik lagi setiap harinya.

Diantara banyaknya momen berharga di bulan ramadhan ini, salah satu momen yang paling berharga adalah momen memasak santapan untuk keluarga ini adalah momen terbaik buatku.

Mempersiapkan semua bahan makanan sampai mengolahnya menjadi masakan dan semua anggota keluarga bisa menikmatinya adalah momen terbahagiaku, hasil masakan ku dapat dinikmati dan yang terpenting kebersamaan keluarga dimeja makan menjadi hal yang sangat berharga dan terasa hangatnya. Tidak bisa tergantikan dengan apapun.

Diberikan kesehatan yang lebih baik, memacu ku untuk lebih banyak lagi melakukan kegiatan yang berati sebagai seorang ibu, salah satunya adalah memasak. Memberikan menu santapan sehat bergizi untuk sahur dan berbuka puasa menjadi momen terbaik sekaligus tantangan buatku selama ramadhan ini.

Setiap harinya aku menyempatkan waktu untuk menyiapkan semua santapan untuk sahur dan berbuka, bahkan sejak hari pertama puasa aku sudah membuat hastag challenge untuk memasak ini #30daycookingsaurchallenge namanya.

Walaupun setelah berjalan, dikarenkan banyak faktor dari mulai waktu yang mepet saat sahur, membuatku aku tidak sempat mengambil foto hasil masakanku dan mengabadikannya di sosial mediaku...hihihihi. Walaupun tidak semua makanan hasil masakanku aku abadikan di sosial mediaku, setidaknya aku sudah berusaha menjalankan niatku untuk memasak selama sahur dan berbuka. Semoga setelah ramadhan makin istiqomah untuk terus memasak sajian bagi keluarga tercinta dirumah.

Walaupun hanya menu standar dan sederhana tapi justru momen memasak didapur ini yang aku rindukan waktu kondisi PH ku belum stabil, begitu diberikan kesehatan yang lebih baik, aku tidak mau menyiakan kesempatan ini. Selain itu in sya Allah dengan usaha ku memasak santap sahur dan berbuka puasa sendiri kesehatan seluruh anggota keluarga terjamin dan terjaga karna semua masakan yang aku buat fresh dan pastinya lezat... hihihihi.

Ada bonus lainnya yang aku rasa suamikupun menyukainya yaitu keuangan di ramadhan ini akan lebih hemat, hihihihihi

#yabeginidehibuibu harus lebih cermat dan hemat \m/

Namun semua momen terbaik itu sebentar akan berakhir, tak terasa...ramadhan sebentar lagi meninggalkan kita semua. Bulan baik penuh dengan berkah akan berakhir. Tidak ada lagi bonus pahala dari setiap perbuatan yang kita lakukan termasuk tidur, tidak ada lagi bonus pahala dari setiap huruf hijaiyah yang kita baca di Al-quran. Ada sedikit rasa kehangatan yang bekurang saat makan bersama di meja makan. Tidak ada lagi ramai suara warga dengan alat musik serta bedug sebagai alarm sahur........ :((

Semoga semua amalan yang sudah kita semua lakukan menjadi amalan rutin kita walaupun bukan dibulan ramadhan dan semoga Allah berkenan meridhoi kita untuk mempertemukan kita di ramadhan-ramadhan selanjutnya ((aamiin aamiin Allahumma aamiin)) 

See you soon moms :*


#bloggerperempuan
#30HariKebaikanBPN
#BPNchallenge2019
#day28
#BPNramadhanchallenge
#BPNnetwork
#BPNblogspotchallenge
#BPN30dayblogspot
#BPN30dayblogspotchallenge
#yabeginidehibuibu
#phsurvivor

Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...