Skip to main content

BERTUMBUH DALAM MENUNGGU

((Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi saat mengandung anak kedua ku, Anindya Ninggar Rarsari, saat itu aku divonis oleh dokter anastesi bahwa operasi secioku akan berakhir dengan aku yang akan berakhir didunia setelah melahirkan nanti...  walaupun sedih, aku selalu percaya dan yakin, tak berhenti berdoa dalam hati, bahwa penantian proses kelahiran mba Ninggar nanti tidak sia-sia, in sya Allah kami akan bahagia hidup didunia bersama :D #masya Allah Tabarakallah.
Semoga menginspirasi bagi semua))



KATANYA,
MENUNGGU itu hal yang paling menyebalkan..
Katanya,
MENUNGGU itu melelahkan...
Katanya,
MENUNGGU itu sia-sia...
Berharap cemas akan suatu Keinginan...
Tidak ada kepastian...
Menanti semua keinginan terwujud....
Atau hanya mengulur waktu untuk kecewa.

MENUNGGU menjadi menyebalkan jika hanya bermimpi tapi takut untuk mencoba.
MENUNGGU menjadi melelahkan jika hanya terus berharap tanpa ada usaha.
MENUNGGU menjadi sia-sia jika hanya usaha tanpa diiringi doa.

Tapi taukah kamu ?
Di dalam MENUNGGU sebenarnya sang Pencipta sedang mengajarkan agar bertumbuh menjadi insan yang lebih baik...

Setelah sudah melewati proses BERTUMBUH dari MENUNGGU, aku mengerti...
Sang Pencipta ingin kita tetap tenang, terus berjuang dan jangan pernah berhenti berdoa.

Lalu dia bertanya kepadaku...

Apakah kamu siap untuk berlari, lebih jauh dari ini?
Apakah kamu siap singkap takdirmu dari segala proses BERTUMBUHmu dalam menunggu?
..........................................................
Tak perlu bingung menjawabku.

Ini sesederhana seperti kau sedang minum Ana, habiskan dulu air digelasmu, habiskan...
Setelah itu baru akan ku tuangkan impianmu.

Iyaaa... aku merasa Sang Pencipta menahanku untuk tidak terburu-buru, dia menahanku untuk tidak dibutakan oleh segala ambisiku.

Kau jangan takut, aku punya rencana yang terbaik buat mu :)

Jika kau mau bersabar...ku pastikan engkau bahagia.... begitu pesan Sang Pencipta.

Melewati semua proses, semua beriringan dan saling berkaitan. Buat aku esensi dari MENUNGGU adalah menjadi lebih sabar dan ikhlas. Kemudian berserah sepenuhnya atas segala usaha dan doa dari gantungan mimpi serta harapan mungkinkah terwujud atau ditunda karna akan datang yang lebih baik setelahnya. Allahualam :D

#yabeginidehibuibu

#PHsurvivor

Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...