Skip to main content

Mudik (Day 18)

Tradisi yang selalu ada pada saat hari raya Idul Fitri tiba adalah mudik. Semua ingin menikmati suasana Idul Fitri bersama keluarga tercinta dikampung halaman masing-masing. Siapapun dia, kalau punya kampung halaman sudah pasti akan mudik disetiap hari raya. Rata-rata hampir setengahnya penduduk ibu kota DKI Jakarta adalah para pendatang, jadi pada setiap hari Idul Fitri keadaan di Jakarta seketika agak lengang. Namun seperti biasanya juga keadaan lengang ini terjadi hanya sekitar seminggu saja, selebihnya Jakarta kembali ramai. 

Walaupun masih di wilayah yang sama, dan masih di Jakarta Selatan juga, aku juga pernah lho moms merasakan mudik belebaran di rumah mertua walaupun hanya di sekitar tebet timur, hehehehehe...

(( jangan lihat jaraknya ya moms, yang terpenting nilai silaturahminya))

Walaupun hanya berkendara darat dan dengan waktu tidak sampai tiga puluh menit dari rumah, namun esensi silaturahmi dalam mudik di hari raya sudah pernah aku rasakan. Bukan hanya pulang ke tempat lahir suami saja, namun bisa menemani suami bersilaturahmi dan melepas rindu bersama keluarga dan merasakan momen kebersamaan di hari lebaran mempunyai kesan sendiri buat aku. Ternyata berkumpul dihari Idul Fitri rasanya berbeda tidak sama dengan hari berkumpul dihari biasanya.

Mamah mertua sudah menyiapkan semua makanan kegemaran anaknya tersayang, tidak lupa pula makanan untuk cucu tersayangnya. Setelah selesai sholat Eid, momen ini yang paling ditunggu, yaitu sungkeman. Sungkemanpun dimulai. Salah satu momen sakral penuh haru yang pernah aku rasakan. Menyenangkan bisa menjadi bagian dari keluarga ini, bisa mendampingi suami dan menjadi bagian dari kehidupannya adalah suatu hal yang menyenangkan dan tentunya banyak sekali pelajaran hidup yang aku pelajari didalamnya. Masya Allah tabarakallah :))


Selesai sungkeman, saatnya menikmati masakan ibu mertua yang udah pasti enaknya tidak perlu diragukan lagi. Momen makan ketupat saat lebaran juga menjadi salah satu momen favorit suami, senang rasanya bisa menenami suami menikmati momen itu.

Mudik bukan hanya sekedar tradisi menurut aku, bukan lagi soal dekat jauhnya jarak, bukan lagi soal baju baru atau lamanya yang digunakan saat lebaran tiba, tapi mudik adalah sebuah hal yang sakral di hari hari raya yang dinantikan banyak orang khususnya para perantau, mereka semua ingin menikmati hari raya dengan bercengkraman melepas rindu bersama orang tersayang menikmati momen-momen kebiasaan yang sudah mereka rasakan sedari kecil.

Untuk moms semua yang ingin mudik keluar kota dan perjalan jauh jangan lupa dipersiapkan segala macam kebutuhan keluarga, jangan sampai ada yang tertinggal mulai dari pakaian, obat-obatan dan tidak lupa cemilan untuk si kecil agar sikecil tidak masuk angin karna perut kosong dijalan. 

Jangan lupa juga menyiapkan stamina kesehatan juga moms, ini penting sekali moms jangan sampai stamina kesehatan menurun saat sudah sampai dikampung halaman nanti. Jika moms membawa kendaraan pribadi jangan lupa untuk mempersiapkan kendaraan dengan maksimal, sebelum melakukan perjalanan dan digunakan sebaiknya kendaraan diservice terlebih dahulu, dicheck dan pastikan apakah mesin dan seluruhnya tidak ada permasalahan dan jangan lupa juga untuk membawa ban serep. 

Terus pantau perjalanan menggunakan aplikasi online ya moms agar moms sekerluarga bisa mendapatkan informasi lengkap tentang keadaan lalu lintas, pom bensin terdekat, rest area serta informasi penting lainnya. Semoga moms sekeluarga semua bisa menikmati perjalanan mudik dengan nyaman tanpa kemacetan yang berarti. Selamat mudik moms.

See you soon :*


#bloggerperempuan
#30HariKebaikanBPN
#BPNchallenge2019
#day18
#BPNramadhanchallenge
#BPNnetwork
#BPNblogspotchallenge
#BPN30dayblogspot
#BPN30dayblogspotchallenge
#yabeginidehibuibu
#phsurvivor

Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...