Skip to main content

Hati-Hati THR Tiba !! (Day 14)


Kenapa pakai tanda perigatan moms, bukanya seharusnya berseru bahagia karna akan dapat uang dihari kemenangan nanti. Iyaaa...seharusnya berhati-hati karna datangnya hanya setahun sekali sebaiknya gunakan dengan amat sangat hati-hati. Akupun baru menggunakan metode "hati-hati" ini tiga tahun lalu, mencoba lebih bijaksana dalam keuangan yang pada saat itu kebetulan dikarenakan pada saat itu keuangan keluarga kecilku juga sedang kurang stabil. Beruntung setelah kejadian itu sampai sekarang aku bisa sedikit lebih bijaksana namun masih diperlukan pembelajaran lagi agar hasil yang diinginkan maksimal.



Apalagi sudah lima tahun ini aku belum pernah lagi punya tunjangan hari raya setelah memutuskan fokus menjadi ibu rumah tangga dan lebih menjaga kesehatan. THR yang selama lima tahun ini aku kelola ya memang hanya punya suami. Rasanya makin takut jika digunakan untuk hal yang kurang penting, hehehehe.

Pada tiga tahun lalu, aku sudah menggunakan metode hemat thr ini. Walaupun kala itu mamas masih belum menjadi kaka dan masih kecil namun keperluan mamas juga tidak sedikit, belum lagi harus membayar kewajiban seperti cicilan kendaraan, asuransi, dan hal yang lainnya. Bisa langsung habis uang thr kala itu jika tidak pintar-pintar memilah milih mana yang sebenarnya kebutuhan, keinginan dan kewajiban. Memang klise tapi kenyataannya memang benar moms, tiga hal barusan menjadi hal penting yang benar-benar harus diperhatikan jika moms ingin lebih cermat dan bijaksana dalam hal keuangan.

Pada dasarnya aku orang suka sekali menabung, bukan hanya di bank, kadang di selipan buku kesenangan aku juga suka nabung. Bedanya sekarang yang ditabung gaji suami yang di gunakan untuk keperluan keluarga. Jadi pada tiga tahun lalu saat perekonomian keluarga sedang tidak stabil aku hanya menggunakan THR untuk kewajiban membayar cicilan kendaraan, dan asuransi, sisanya di tabung. Lalu untuk ampao saudara dan keperluan lebaran lainnya dari mana? Dari uang yang selama ini aku tabung, atau yang ada diselipan buku kesayangan ku moms, hihihihi.

Jadi setiap bulannya aku menyisahkan dari sisa gaji suami dalam satu amplop untuk tambahan keperluan hari raya nanti, lalu pada saat thr datang aku tidak gegabah dalam pemakaiannya. Aku bisa menggunakan sisa gaji yang sudah aku tabung di satu amplop. Alhamdulillah ini tahun kedua aku menggunakan metode ini, semoga nanti akhirnya aku terbiasa untuk menggunakan metode itu.

Dengan tidak berbelanja yang serba baru dan memasak makanan sendiri sangat berpengaruh buat aku moms dalam mengelola thr. Lebaran bukan hanya soal baju baru, mukena baru, sendal baru saja atau apapun yang baru moms buat aku. Buat aku pribadi sekarang lebaran adalah nikmat diberikan kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul bersama keluarga besar. Lagipula masih banyak barang dilemari yang masih bagus walaupun bukan barang baru. Tidak lapar mata, menahan godaan besar untuk tidak membeli semua kue lebaran di hari Fitri nanti, akan jauh lebih hemat lagi jika kita bisa membuat kue sendiri moms, apalagi bisa dijual juga, semakin bertambah jadinya jumlah uang yang akan kita tabung bersama dengan sisa thr di bank :D

Ini hal tersulit moms, tapi demi keluarga kita semua pasti mampu.

Rasanya menggunakan uang lebih cermat jauh lebih menyenangkan karna mengingat perjuangan dari waktu keluarga yang banyak terbuang demi bayaran thr ini. Jika semuanya dipikirkan lagi rasanya sangat disayangkan jika tidak menghargai uang dari thr dengan maksimal. Jangan lupa zakat fitrah dan zakat penghasilannya juga ya moms dari thr ini. Karna ada hak orang lain dalam setiap rezeki yang kita terima. Selamat menyiapkan keperluan lebaran moms semua. 

See you soon:* 


#bloggerperempuan
#30HariKebaikanBPN
#BPNchallenge2019
#day14
#BPNramadhanchallenge
#BPNnetwork
#BPNblogspotchallenge
#BPN30dayblogspot
#BPN30dayblogspotchallenge
#yabeginidehibuibu
#phsurvivor

Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...