Skip to main content

Idola Sepanjang Masa

((dalam pembuatan tulisan ini, lagu mereka menemani))



Whiteshoes and The Couples Company is my the one and only band kesenangan, diantara sekian banyak band di dunia, hanya mereka yang mampu memikat hati. Sampai kealiran darah rasa gembira saat aku dengar lagu2 mereka. Dari awal pertama kali aku nonton live performe mereka di Cafe Au Lait di Cikini di tahun 2007 lalu langsung aku jatuh & tak bangun lagi....merekalah idolaku.
Petama mendengar single lagu mereka "Senandung maaf" & "Windu Defrina" yang diputar di Mtv & kebetulan juga dulu pada jaman acara pensi (Pentas Seni) sekolah2 lumayan sering mengundang mereka sebagai salah satu performer pengisi acara, makin menjadilah aku ngefans sama mereka. Em...sebenarnya aku ngefans banget sama gitaris mereka yang hitam manis
((hahahahhaa...kenapa tiba2 malu2 sendiri gini sihh..ahhh :D))
Salah satu juga kenapa blog aku bernama Skenario Masa Muda dulu, hehehe :D


Entah kenapa, dulu tuh kalo liat om Ale performe bersama wsatcc tuh rasanya

menusuk tepat kejantung hati, jleb ah...berlebihan memang sampai akhirnya aku jatuh cinta dengan semua dari mereka.
((boleh di check di blog awal2 aku, IG aku juga, kalo discroll kebawah keliatan ko betapa aku ngefans banget sama mereka..hahahha :D ))





Personil Wsatcc  :

- Saleh Husein Machfud (gitar elektrik)

- Aprilia Apsari (Vocal)
- Aprilia Mela Prawidiyanti
(Piano, Keyboard, Synthesizer,Viola)
- John Navid (drum)
- Ricky Surya Virgana (gitar bas, cello)
- Yusmario Farabi (gitar akustik)





Mereka band Indie, walaupun agak jarang melihat mereka perfome mengisi acara ditelevisi, tapi di luar negeri nama mereka semerbak harum mewangi. Mereka pernah tur di Eropa bukan hanya sekali, tapi dua kali....
Di 2013 tepatnya di hari jum'at 26 Juli, live performe mereka di Gothehaus berlangsung, konser live at Gothehaus adalah sebuah konser dimana mereka merilis jurnal Tur Eropa kedua mereka yang berisikan cerita2 & foto dari pengalaman perjalan selama tur mereka di Eropa saat itu.
Wsatcc tampil di 4 kota di 4 negara yang berbeda : Helsinki (Finlandia) , Stockholm (Swedia), Copenhagen (Denmark) & Belin (Jerman) pada tgl 23 Mei - 5 Juni 2013.
Luar biasa yah...kece kan :D
(( buat yang temenan aku di sosmed, tau ini pasti, follow aja FB buat lihat keseruan aku waktu nonton live performe wsatcc di 2013 lalu))





Untuk melihat live perfome mereka setelah punya 2 bos besar memang aku masih absen. Selain waktunya memang belum berjodoh, harus ditempat yang lumayan bersahabat kalo memang ajak mereka nonton live performe wsatcc, but soon 2 bos besar plus menteri keuangan harus diajak untuk nemenin amam melepas rindu melihat live perfome wsatcc band kece kesenangan :D


Di 2018 kemarin, rasa kangen ini terobati karna wsatcc berpartisipasi di pameran seni rupa  & desain ICAD #9 dengan tema "KISAH"di Grandkemang Hotel.
Menyenangkan sekali....rasa rindu ini sedikit terobati, banyak sekali foto2 dipamerkan disana, pameran itu secamam saksi perjalanan karir band wsatcc , dari mulai pin, cd, piringan hitam sampai lirik salah satu lirik lagu mereka ada disana, aneka memorabilia "KISAH" perjalanan wsatcc selama 15thn berkarir sesusai dengan judul pameran #ICAD 9 sukses dirangkum jadi satu kisah yang bisa mengobati kerinduan saya sebagai fans dari mereka.
((bisa di follow IG aku untuk liat betapa senangnya aku, ada di highlights aku buat detailnya mom's :D ))


































Mungkin karna mereka tidak biasa, berbeda tidak seperti band  kebanyakan rasa jatuh cinta ini tak pernah pudar.
Walaupun masih belum bisa nonton perfome live mereka sekarang, aku tetap dukung mereka dengan beli merchan mereka
((tapi belum sempet aku foto, soon aku share :D )) & yang terakhir buku Going to the South to the North karya Felix Dass yang pasti aku share juga ke kalian...


"aku jatuh & tak bangun lagi,
tenggelam dirayuannya,
menerpa sgala angkara murka...padanya ku kan setia"







Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...