Skip to main content

i Love Indonesia...Yeahh \m/


Sebagai orang Indonesia saya bangga sekali,karena di tahun 2012 kemarin sampai 2013 ini film Indonesia jadi tontonan wajib tiap mingu saya,karena memang dari segi alur cerita sampai sinematogarfi nya..wow.. i love it,tapi ga' semua film Indonesia masuk kategori wajib di tonton masuk di kategori saya,saya agak selektif dengan film Indonesia,boleh horor tapi ga' selalu 2 menit sekali hantu nya muncul,ga' ada pemeran yang pabrik susunya keliatan (dalam arti terlalu seksi) & judul film ga' begitu alay.. hahaha.. begitulah kira-kira

Jadi ada beberapa film yang dapat rating 3 bintang dari saya,yang pertama "Ainin & Habibie" kalo ga' salah masih tayang di bioskop sampai sekarang,bercerita tentang kisah perjalanan cinta tokoh besar Indonesia "B.J Habibie,di film ini di ceritakan kisah cinta nya bersama istrinya,sangat romantis buat saya,karena di film ini juga menceritakan tentang perjalan karir Pak Habibie sampai beliau menjadi tokoh besar di Negara Jerman.

Kedua "5 cm",diangkat dari novel dengan judul yang sama film remaja ini bercerita tentang persahabatan & mimpi,semangat untuk mewujudkan mimpi sekaligus menjaga persahabatan tetap utuh terasa sekali di film ini,ada sedikit bumbu asmara yang luar biasa tak tertebak,alias ga' nyangka deh.. cocok banget di tonton bareng teman-teman satu genk.

Ketiga "Cinta Tapi Beda",yang saya suka di film ini alur cerita nya,kisah tentang sepasang kekasih berbeda keyakinan,berjuang mempertahankan cinta mereka,di tengah adat istiadat,norma kebudayaan & keyakinan mereka masing-masing,saran untuk tonton film ini harus dengan kedewasaan penuh,buat yang masih labil,di tahan dulu dehh untuk nonton film ini,entah kenapa sepanjang film ini saya nangis begitu konflik mulai berkembang sampai film selesai...LoL

Keempat "Demi Ucok" keseluruhan dari film ini adalah komedi & i love it,seruu sekali,bercerita tentang impian seorang putri dari keuarga Batak yang bercita-cita melanjutkan impian nya untuk membuat film,karena belum mempunyai produser untuk pembuatan film nya,dia meminta bantuan ibu nya,tapi dengan satu syarat harus menikah dengan Batak juga & ke seruan film pun di mulai.. ini wajib banget di tonton *noted*

Itu semua film di akhir 2012 & awal 2013,di awal 2012 pun banyak film yang wow..amazing sekaliii,mulai dari "The Raid" "Sanubari Jakarta"  "Modus Anomali" dan ternyata diantara nya memenangkan festival film International,ini dia...:

.    THE RAID
Pada penayangan perdana di hollywood film ini mendapat sambutan luar biasa. Tidak hanya di Amerika film tersebut mendapat apresiasi tinggi di Kanada dan Australia.

Sebelum beredar di bioskop, ‘the Raid’ yang diproduksi tahun 2011 telah mendulang penghargaan bergengsi di kancah perfilman internasional, seperti  Cadillacs People’s Choice Award di Toronto international film festival 2011 dan the Best Film sekaligus Audience Award di Jameson Dublin International Film Festival 2012.

Film sutradara Gareth Evans dan dibintangi Iko Uwais ini juga ikut serta dalam festival film Sundance 2012 dan menjadi salah satu karya yang paling disukai panitia Sundance.
Penggarapan film the Raid juga melibatkan musisi papan atas dunia, Mike Sinoda dari band Linkin Park, serta Josep Trapanese, komposer yang menggarap film Walt Disney Tron, Legacy pada tahun 2010.

.    PINTU TERLARANG
Meskipun film bergenre horor yang dibintangi aktor Fachri Albar ini kurang mendapat apresiasi di Indonesia, namun film yang dirilis pada tahun 2009 tersebut cukup menerima penghargaan di internasional.

Terpilih dan diputar pada ajang Intenational Film Festival Rotterdam ke 38 pada 21 Januari hingga 1 februari 2009 dan penghargaan cukup membanggakan diraih di Fantastic Film Festival. Dalam festival yang digelar di Korea Selatan 16 hingga 26 Juli tersebut, ‘Pintu Terlarang’ mendapat penghargaan Best of Puchon atau salah satu kategori film terbaik.
Selain Fachri Albar, film ini melibatkan artis ternama lainnya seperti Marsha Timothy, Ario Bayu, Tio Pakusadewo, dan Henidar Amroe, cerita film ini diadapasi dari novel berjudul sama karya Sekar Ayu Asmara.


.    DAUN DI ATAS BANTAL
Film sutradara Garin Nugroho (1998) yang sempat terhenti pembuatannya akibat krisis ekonomi 1987 ini akhirnya diselesaikan di Australia. Film  yang mengisahkan seorang ibu dengan tiga anak jalanan itu selesai berkat bantuan dari pihak ketiga, seperti Hubert Bals Fund dan NHK. Meskipun kurang diminati di negeri sendiri, namun film ini mendapat apresiasi tinggi di luar negeri.


Pada ajang Asia Pacific Film Festival (1998), dinobatkan sebagai film terbaik dan Christine Hakim sebagai aktris terbaik. Menjadi unggulan dalam kategori Silver Screen Award Best Asian Feature Filmpada Singapore International Film Festival (1999, Sementara Garin Nugroho memperoleh Special Jury Prize pada Tokyo International Film festival 1998.


.    LASKAR PELANGI
Film sutradara Riri Reza yang diadopsi dari novel karya Andrea Hirata ini menjadi salah satu yang diputar di Festival Film International Fukuoka 2009 di Jepang, Barcelona Asian Film Festival 2009 di Spanyol, Singapore International Film Festival 2009, 11th Udine Far East Film Festival di Italia dan Los Angeles Asia Pacific Film Festival 2009 di Amerika Serikat.
Bahkan  studio film di negara seperti, Namibia, Spanyol, Italia, Hongkong, Singapura, Jerman, Amerika, Australia, dan Portugal beramai-ramai menayangkan film tentang mimpi 10 anak di desa terpencil dalam mengenyam pendidikan tersebut.


Setelah rilis pada 2008, film ini meraih penghargaan the Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di International Festival of Film for Children dan Young Adults di Hamedan, Iran. Menjadi nominasi film terbaik di Berlin International Film Festival 2009, serta editor terbaik Asian Film 2009 di Hongkong.


.    PASIR BERBISIK
Film yang disutradarai Nan Achnas yang mengambil latar keindangan Gunung Bromo dainggap memiliki ketajaman ide cerita.  Christine Hakim dan Dian Sastro Wardoyo, dinilai pengamat film tanah air, telah membuat film ini terasa lebih hidup. Tak terkecuali totalitas peran yang ditunjukkan Didi Petet, Slamet Raharjo, Mang Udel dan Dessy Fitri.


Film ini berhasil meraih penghargaan internasional, seperti Best Cinematography Award, Best Sound Award, dan Jury’s Special Award for Most Promising Director untuk Festival Film Asia Pacifik 2001, artis wanita terbaik, Festival Film Asiatique Deauville 2002. Artis wanita terbaik pada Festival Film Antarbangsa Singapura ke-15.

Tapi sebenarnya masih banyak lagi film-film Indonesia yang Amazing banget,karena keterbatasan narasi,jadi bisa langsung di lihat yah poster-poster nya & bisa jadi bahan referensi untuk di tonton,INI PENTING BANGET,PLEASEEE BANGET BUAT TEMAN-TEMAN YANG MAU KOLEKSI FILM INDONESIA,TOLONG JANGAN BELI BAJAKAN YAH..#NOTED# 











ENJOY... :)

Comments

Popular posts from this blog

MATOA PILIHANKU

Waktu ada diantara kita, terus menemani kita dalam keadaan apapun setiap harinya. Waktu terus berjalan pertanda akan adanya kehidupan. Karena saking pentingnya sebagai pengingat waktu kita membutuhkan jam. Dimanapun ada fitur jam, handphone, laptop, TV sampai dinding disemua ruangan termasuk toilet ada jam. Karna kepentingan akan waktu memang penting jam tanganpun menjadi salah satu item tambahan yang banyak dijadikan koleksi oleh semua kalangan. Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa. Diantara semua model jam tangan aku lebih tertarik dengan jam tangan yang sportif. Warnapun lebih suka warna netral. Tapi kali ini aku jatuh cinta sama handmade jam tangan yang unik karna hasil kearifan lokal.1 Local brand dari pengrajin didaerah Ciwidey asal mula jam MATOA tercipta. Pertama kali lihat banner iklan MATOA ini di feeds Instagram, aku langsung jatuh hati dan ingin sekali mempunyai salah satu dari semua konsep yang antimainstream ini. Yang makin aku yakin menjatuhkan pilihan ...

Berbuka Puasa Bersama (Day 23)

Tidak ada yang lebih seru dan heboh kalo sudah quality time bersama anak-anak. Apalagi di usia mereka memang lagi gemesh-gemeshnya. Segemesh apapun tingkah mereka, mereka tetap jadi kesayangan amam dan Ayahnya. Hal yang paling menyenangkan buat aku pribadi bersama anak-anak adalah bisa membawa anak-anak ke toko buku dan mereka bisa menikmati buku pilihan mereka :) (walaupun mereka belum serius bisa membaca) dan kedua bisa melakukan hoby bersama. Hoby Ayah dan amamnya yang lainnya adalah kulineran. Beruntungnya sedari kecil mereka sudah menunjukan hoby yang sama seperti kedua orang tuanya, yaitu makan :D Kegiatan makan bersama dirumah, sepertinya akan jadi kegiatan favorit seumur hidup mereka, karna saat dimeja makan, apa saja bisa terjadi, dari mulai fokus makan sampai ujung-unjungnya saling gemesh satu sama lainnya karna berebutan sesuatu, ya..namanya juga anak-anak ya moms, sesekali juga mereka suka mengeluarkan celotehan lucu atau unek-unek tentang kegiatan mereka seharian...

Beautiful in Natural Make up (Day 7)

Semenjak jadi istri dan ibu dari dua orang anak. Untuk urusan makeup aku lebih suka dengan natural look, selain terlihat lebih ayu versi ku, simpel, dan tidak memerlukan waktu banyak. Terkadang malah aku tidak pakai blush on, karna memang waktu yang dibutuhkan buat make up tidak banyak. Makeup yang diperlukan pun tidak sulit, moms hanya memerlukan bedak, pensil alis, eyeliner cair untuk kelopak atas, eyeliner pensil untuk bagian mata bawah, maskara, lipstik dan blush on. Karna memang waktu makeup terbatas, natural make up jadi pilihan aku disegala tampilan termasuk untuk formal look resepsi atau acara formal lain. Kali ini aku akan berbagi tips make up natural ala amam Ana di segala suasana. 1. Setelah membersihkan muka, pastikan moms sudah mengeringkan wajah dengan handuk lalu memakai pelembap serta bedak yang biasa moms pakai, aku biasa menggunakan Ponds Magic powder, setelahnya kita bisa mulai dengan alis, untuk pensil alis moms bisa pilih warna coklat muda agar lebih te...